Meski kondisi perekonomian sekaligus pasar nasional tengah mengalami fluktuasi, namun para ahli keuangan masih setuju pada dua aturan yang paling mendasar yaitu, jangan pernah membeli saham yang memiliki resiko kerugian tingkat menegah hingga ke atas sebelum menyisihkan simpanan yang jumlahnya kira-kira sebanding dengan penghasilan bersih selama 6 bulan, ditambah aset-aset berharga.
Jadi ketika anda sudah sanggup menyisakan uang untuk berinvestasi, hal itu dapat menciptakan suatu perubahan.
Untuk mewujudkan hal itu, anda perlu melakukan investasi untuk masa depan anda sendiri melalui beberapa program yang dapat anda susun mulai sekarang.
Golongkan setiap rencana masa depan anda berdasarkan kapasitas keuangannya, tujuannya dan perolehan yang akan anda dapatkan melalui program-program pilihan anda itu.
Susunlah dengan rapi seluruh daftar program anda berdasarkan karakteristik dan kategorinya, kemudian buatlah catatan lengkap yang mencakup penjelasan mengenai program yang dimaksud, lalu apa saja sumber-sumbernya hingga keuntungan dan kerugian apa saja yang dimiliki oleh masing-masing program tersebut.
Agar data yang kita butuhkan dapat dipelajari dengan jelas dan mudah, maka kita dapat menggunakan metode pengkategorian sebagai berikut :
1. Jenis program :
Investasi tahunan, sertifikat deposito, obligasi pemerintah.
Penjelasan :
Memberikan keuntungan pada uang anda serta menambah penghasilan tetap setelah pensiun. Investasi ini juga berupa simpanan uang untuk periode tertentu dengan tingkat bunganya yang menguntungkan. Saham yang anda miliki juga berbentuk surat hutang pemerintah, serta investasi pada perusahaan yang membangun dan memperbaiki fasilitas publik.
Sumber-sumber :
Perusahaan asuransi jiwa dan firma-firma broker, semua jenis tabungan pada bank, Bank-bank komersial, perusahaan asuransi dan badan-badan keuangan.
Keuntungan :
Pajak keuntungan bisa ditangguhkan, jaminan penghasilan seumur hidup, resiko rendah, dapat berkembang, jaminan penuh dari pemerintah serta keuntungan yang lebih tinggi dari simpanan.
Kerugian :
Terkena biaya penjualan, keuntungan rendah dan kemungkinan terkena pajak. Juga terkena penalti ketika penarikan belum jatuh tempo. Nilai keuntungan fluktuatif, masa jatuh tempo yang kelewat panjang dan broker yang tiba-tiba mengundurkan diri.
2. Jenis program
Investasi pribadi, lembaga keuangan pribadi, tabungan pensiunan pribadi, rencana hari tua, badan transaksi keuangan dan saham perumahan atau real estate.
Penjelasan :
Meliputi saham kepemilikan atas perusahaan, kumpulan beragam jenis investasi dan sertifikat, tabungan jangka panjang untuk menghadapi pensiun, investasi dengan keuntungan menggiurkan, saham-saham berjangka pendek dan investasi pada lahan atau bangunan.
Sumber-sumber :
Lembaga pelayanan keuangan, badan keuangan swasta, firma-firma broker, perusahaan asuransi, akta kepemilikan, broker real estate, firma-firma broker.
Keuntungan :
Berpotensial memberi keuntungan yang tinggi dan pengurangan pajak, resiko rendah, banyak pilihan saham dengan biaya rendah dan tipe saham yang bervariasi, keuntungan tanpa pajak sampai pensiun dengan kemungkinan pengurangan potongan pajak, keuntungan tinggi jangka pendek, asset dapat dilihat, nilai saham dapat meningkat dan bisa memberi hasil yang lebih menjanjikan untuk menambah penghasilan.
Kerugian :
Beresiko tinggi, tak ada jaminan, nilai uang fluktuatif setiap hari, harus menyediakan komisi bagi broker, dikenakan pemotongan untuk komisi manajemen, dikenakan penalti bila penarikan dilakukan sebelum pensiun tiba, bunga keuntungan bisa turun, saham tidak mudah dijual, investasi berjangka panjang dan terlalu tinggi biaya yang harus dikeluarkan untuk proses pembelian dan pelepasan sahamnya.
3. Jenis program :
Saham jenis unggulan.
Penjelasan :
Saham pada perusahaan yang memberikan pembagian hasil dengan nilai yang pasti.
Sumber-sumber :
Broker, perusahaan penyedia layanan keuangan, termasuk bank-bank rujukan.
Keuntungan :
Resiko rendah, dividen stabil, pembayaran lebih awal dari pada saham biasa.
Kerugian :
Berpotensi memiliki peminat yang lebih sedikit di banding peminat pada saham biasa.
Bila anda telah menemukan program investasi yang paling anda minati, mulailah sesegera mungkin untuk berkecimpung di dalamnya setelah terlebih dahulu memperhitungkan segala sesuatunya. Pilihlah jenis investasi yang paling aman dan pastikan pula bahwa nilai investasi yang anda tanamkan dapat kembali lagi – mengalami Break Event Point ( BEP ) - dalam waktu yang relatif singkat sesuai target yang anda inginkan.
Oleh : Andi Nugroho ( dari berbagai sumber )
Jumat, 24 April 2009
Mengatasi Aneka Kemelut
Dalam hidup ini, agak sulit bagi kita untuk dapat terhindar dari terpaan kemelut. Kemelut tidak saja identik dengan mimpi buruk tapi juga manisfestasi dari sebuah teror yang menakutkan sehingga setiap orang akan berdoa agar hal itu tidak pernah terjadi pada diri mereka.
Apabila sebuah kemelut sampai menimpa kita, maka hampir bisa dipastikan bahwa kenyataan yang akan terjadi selanjutnya tidak saja dapat merugikan kita secara materi, tapi juga - yang terburuk - dapat mengancam keselamatan jiwa kita. Namun kita masih dapat meminimalisasikan dampak negatif dari kemelut yang terlanjur menimpa kita tersebut dengan mengetahui hal-hal apa yang paling utama harus diperbuat saat kemelut itu datang.
Dengan demikian, setidaknya kita dapat mengurangi penderitaan atau kerusakan yang ditimbulkan olehnya sekaligus mendapatkan pertolongan yang layak dari seorang ahli.
Lalu apa saja kriteria dari kemelut itu ? Di sini kita akan menggolongkan jenis-jenis kemelut sesuai kategorinya, disertai tips-tips untuk mengatasinya sekaligus berbagai upaya yang harus dilakukan sebagai tindakan pencegahannya.
Kategori pertama adalah jenis kemelut yang bisa mengancam harta dan jiwa kita. Misalnya kasus penyerangan atau perkosaan. Apabila ini terjadi, maka langkah yang harus dilakukan ialah,
- Secepatnya menghubungi polisi dan laporkan kronologi kejadian itu sejelas-jelasnya. Jangan membersihkan diri atau berganti pakaian terlebih dahulu karena pakaian dan penampilan anda pada saat itu dapat menunjukkan bukti yang sangat vital.
- Carilah pertolongan medis untuk mendapatkan pengobatan atas luka-luka yang anda alami. Namun perlu diingat, bahwa biasanya pada saat seperti itu kondisi mental anda masih berada dalam keadaan shock dan tak mungkin bagi anda untuk berangkat sendiri ke rumah sakit dalam keadaan sepanik itu. Maka anda perlu meminta pertolongan orang lain yang dapat membawa anda ke rumah sakit terdekat.
- Buatlah catatan sebanyak mungkin mengenai apapun yang bisa anda ingat tentang kejadian penyerangan atau perkosaan itu.
- Mintalah dukungan moril dari orang-orang terdekat anda karena hal ini dapat menumbuhkan rasa nyaman sekaligus mengembalikan ketenangan anda.
- Pertahankan semangat dan kepercayaan diri anda sekaligus tunjukkan bahwa tidak ada yang pernah berubah pada diri anda sejak kejadian itu.
Sedangkan upaya pencegahan yang bisa dilakukan agar kejadian serupa tidak menimpa anda ialah :
- Pastikan pintu mobil anda dalam keadaan terkunci ketika anda mengemudikannya dan tutuplah semua jendela sebelum anda berhenti di lampu merah.
- Jangan gunakan pakaian yang mengundang. Bila anda seorang wanita, gunakan baju secara bertumpuk dan gunakan sepatu berhak rendah sehingga memudahkan anda untuk berlari dan berjalan dengan nyaman.
- Periksa apakah rute jalan yang akan anda lalui sudah aman. Melangkahlah dengan cepat namun tenang dan waspadai dengan cermat apa yang sedang berlangsung di sekitar anda.
- Bila anda merasa tengah diikuti seseorang, segeralah menjauh. Cobalah menyeberang jalan atau masuk ke pertokoan.
- Pastikan kunci pintu rumah sudah anda pegang sehingga begitu sampai di depan rumah, anda dapat segera memasukinya tanpa perlu terlalu lama berada di luar.
Bila anda sedang mengalami kasus perampasan atau perampokan, maka yang harus anda lakukan ialah :
- Jangan panik. Bila perampok berubah kasar, serahkan saja uang atau dompet anda dengan segera. Karena bila anda menolak atau melawan orang itu, anda bisa terluka.
- Cari petugas polisi secepat mungkin dan mintalah agar petugas polisi itu membuatkan laporan atas kejadian yang baru saja menimpa anda.
- Segera hubungi bank anda dan laporkan bahwa kartu-kartu anda baru saja hilang sehingga mereka bisa secepatnya menahan dan membatalkan setiap transaksi yang dilakukan melalui kartu kredit atau kartu debit atas nama anda.
- Bila sanggup, buatlah catatan sebanyak yang anda ingat mengenai penampilan si perampok. Catat pula letak lokasi dimana anda mengalami kejadian itu karena si pelaku bisa saja mengulangi kejahatannya pada korban lain di tempat yang sama.
Upaya pencegahan yang dapat dilakukan :
- Jangan mengenakan pakaian yang dapat memancing perhatian, terlebih memakai perhiasan mahal seperti permata, intan, berlian hingga jam tangan emas.
- Bila anda mengunjungi daerah yang terkenal rawan penodongan atau perampokan, kosongkan dompet anda sehingga andaikata anda di serang, lepaskan saja dompet itu karena tidak terdapat sepeser uangpun di dalamnya.
- Bila anda sedang berada dalam perjalanan, masukkan surat-surat penting seperti pasport dan buku cek anda ke dalam sarung tersembunyi.
Apabila anda didatangi pencuri, maka yang harus anda lakukan adalah :
- Bila si pencuri masih berada di dalam rumah anda, jangan sekali-kali mempunyai ide untuk menyerang mereka, tapi ciptakanlah suara-suara yang memekakkan telinga seperti teriakan atau jeritan keras yang dapat mengusir mereka.
- Setelah itu hubungi polisi secepatnya namun jangan mengusik atau menghapus jejak kejahatan yang ditinggalkan oleh si pencuri sampai polisi selesai mengurusnya. Mintalah mereka untuk membuatkan catatan yang bisa anda pergunakan untuk mengklaim ganti rugi atas kehilangan yang anda derita kepada perusahan asuransi anda.
- Hubungi perusahaan asuransi anda secepat mungkin. Bila tak ada yang menjawab, tinggalkan pesan yang mengidentifikasikan waktu terjadinya pencurian.
- Ubahlah segera kunci rumah anda bila pintu masuk anda mengalami kerusakan atau ada kemungkinan si pencuri sudah memiliki kunci duplikatnya.
Upaya pencegahan yang bisa dilakukan :
- Gantilah seluruh kunci rumah begitu anda memasuki rumah baru atau apabila kunci-kunci anda telah di curi.
- Kunci semua jendela dan pintu kapanpun anda meninggalkan rumah. Bila anda merasa belum aman, kuncilah pintu keluar meskipun anda sedang berada di dalam rumah.
- Sebelum pergi jauh, fungsikan pengatur lampu yang dapat menyalakan dan mematikan lampu secara otomatis pada ruangan yang paling sering di gunakan. Bila anda bepergian untuk waktu yang singkat, biarkan radio atau televisi dalam keadaaan tetap menyala.
- Sembunyikan barang-barang berharga anda sehingga pencuri tidak dapat mengintainya dari balik jendela.
Apabila anda kehilangan pekerjaan, maka yang perlu anda lakukan adalah :
- Perbaharui resume anda dan segera cari pekerjaan baru dengan cara menunjukkan semua keahlian serta pengalaman yang anda miliki. Dan anggaplah proses pencarian anda terhadap pekerjaan baru tadi sebagai proyek yang harus berhasil.
- Selagi menunggu jawaban atas lamaran anda tadi, isilah waktu luang anda dengan berbagai aktivitas yang produktif.
- Tekuni keahlian baru yang anda peroleh dari profesi lama anda atau pelajari sesuatu yang selalu ingin anda lakukan selama ini seperti mempelajari bahasa asing baru.
- Pangkas pengeluaran yang tidak perlu dan mulailah hidup berhemat.
- Pikirkan untuk mencari jenis pekerjaan alternatif yang masih berkaitan dengan kemampuan dasar anda.
Upaya untuk menyikapi masalah ini ialah :
- Tetaplah aktif dan pastikan anda mengambil kursus-kursus singkat yang bisa memperkaya ilmu, lalu tingkatkan penampilan anda untuk memperbesar rasa percaya diri dan ubahlah gaya hidup anda secara berkala untuk menghindari kejenuhan.
- Selalu berpikir positif dan belajar menghilangkan perasaan negatif tentang kemampuan dan keberadaan anda.
- Habiskan sebanyak-banyaknya waktu bersama keluarga sambil merancang aktifitas baru bersama mereka.
- Wujudkan semua ambisi dan cita-cita yang pernah anda miliki sambil mencari peluang untuk mempelajari keahlian baru. Kembangkan pula minat baru anda pada hal-hal lain.
- Manjakan diri anda - terlebih jika anda sedang bersedih - dengan sedikit perlakuan istimewa sekalipun itu cuma dengan seikat mawar.
Apabila hubungan asmara anda putus atau pernikahan anda hancur, maka yang harus anda lakukan adalah :
- Buatlah aktifitas yang menyibukkan selagi anda menenangkan pikiran. Bila anda memiliki kendala keuangan untuk beraktifitas di luar rumah, mintalah nasihat yang berkualitas untuk mengatasi perasaan anda.
- Tenangkanlah jiwa anak-anak anda karena bagaimanapun juga mereka ikut terlibat dalam masalah anda. Beri penjelasan seperlunya yang mudah di mengerti oleh mereka, jawab setiap pertanyaan mereka dengan jujur dan yakinkan pada mereka bahwa semua aspek positif dalam keluarga anda takkan pernah berubah.
- Carilah upaya untuk melakukan konseling meliputi semua elemen yang anda perlukan seperti penjelasan dari seorang profesional mengenai seluruh hak dan kewajiban anda. Mungkin juga anda memerlukan jasa seorang penasehat perkawinan atau seorang pengacara. Bisa pula anda membutuhkan penasehat pribadi untuk melakukan terapi yang anda kehendaki.
Upaya untuk menyikapi masalah ini ialah :
- Ekspresikan perasaan anda dan kembangkan seluruh potensi emosi dalam diri anda termasuk perasaan tertekan, terkejut, amarah, sedih, rasa bersalah dan juga penyesalan.
- Ketika anda sedang diselimuti amarah, jangan terburu-buru membuat keputusan yang nantinya akan menyangkut masa depan anda. Karena pada saat seperti itu anda tidak mungkin bisa berpikir secara jernih.
- Kembangkan pandangan atau perspektif anda tentang kehidupan sambil mengisinya dengan pemikiran-pemikiran yang positif.
- Tetaplah bersibuk ria. Jaga tubuh anda agar tetap bugar dan pergilah keluar bersama teman-teman atau mulai memikirkan proyek baru yang menarik.
Apabila anda menyaksikan kematian seseorang, maka yang harus anda lakukan adalah :
- Cepat hubungi dokter untuk memperoleh konfirmasi mengenai kematian orang itu.
- Kumpulkan berkas-berkas yang berkaitan dengannya. Mintalah surat kematian dari dokter yang menangani pasien tersebut, lalu daftarkan kasus kematian itu pada departemen terkait. Dan bila anda tidak memiliki petunjuk untuk mengurusi hal ini, hubungi bank atau pengacara dari pasien yang bersangkutan untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan.
- Kabari pihak keluarga atau teman-teman mendiang melalui data yang tertera pada buku alamat miliknya sambil memastikan bahwa semua orang yang terdaftar dalam buku itu telah diberitahu perihal berita kematian tersebut.
- Rancangankan sebuah upacara pemakaman dengan cara yang menurut anda cukup layak. Buat barisan sederhana para pelayat setelah upacara pemakaman berakhir.
Upaya untuk menyikapi masalah ini ialah :
- Periksa jenazahnya dan pelajari apakah semua yang anda lihat bisa memberi anda keyakinan untuk menerima kematian orang itu.
- Tunjukan rasa duka cita anda dan keluarkan segenap emosi anda sambil membiarkan diri anda menghayati perasaan itu. Sisakan waktu yang lama untuk berduka.
- Berkomunikasilah dengan keluarga atau teman-teman mendiang sambil mendiskusikan rasa kehilangan yang anda rasakan bersama orang-orang itu.
- Tolonglah diri anda sendiri dan jangan hancurkan mental anda. Mintalah beberapa orang teman untuk menolong atau memberi anda dukungan bila anda merasa kesepian atau tidak sanggup lagi menguasai perasaan anda atas kehilangan dan kesedihan itu.
- Terimalah perubahan yang terjadi setelah itu. Apabila anda telah siap, lakukan hal-hal yang dapat merubah diri anda seperti melakukan hobi baru atau mengikuti kursus.
Intisari dan kesimpulan yang bisa kita tarik dari berbagai fenomena di atas adalah bahwa hidup kita memang dipenuhi kemelut dan tragedi yang tak selalu dapat diungkap. Peristiwa bahagia dan sedih datang silih berganti dan semua itu bagai fakta hidup yang saling tumpang tindih. Tak seorangpun mengetahui bagaimana nasib dirinya kelak dan bagaimana hidup mereka akan berakhir.
Dunia ini sarat dengan misteri dan hanya Tuhan sematalah yang mengetahui apa hikmah yang terkandung di balik semua itu. Namun bila kita pandai bersyukur atas semua yang telah dilimpahkan oleh-Nya kepada kita, maka seberat apapun beban hidup yang kita jalani di dunia ini akan terasa mudah untuk dijalani.
Oleh : Andi Nugroho ( dari berbagai sumber )
Apabila sebuah kemelut sampai menimpa kita, maka hampir bisa dipastikan bahwa kenyataan yang akan terjadi selanjutnya tidak saja dapat merugikan kita secara materi, tapi juga - yang terburuk - dapat mengancam keselamatan jiwa kita. Namun kita masih dapat meminimalisasikan dampak negatif dari kemelut yang terlanjur menimpa kita tersebut dengan mengetahui hal-hal apa yang paling utama harus diperbuat saat kemelut itu datang.
Dengan demikian, setidaknya kita dapat mengurangi penderitaan atau kerusakan yang ditimbulkan olehnya sekaligus mendapatkan pertolongan yang layak dari seorang ahli.
Lalu apa saja kriteria dari kemelut itu ? Di sini kita akan menggolongkan jenis-jenis kemelut sesuai kategorinya, disertai tips-tips untuk mengatasinya sekaligus berbagai upaya yang harus dilakukan sebagai tindakan pencegahannya.
Kategori pertama adalah jenis kemelut yang bisa mengancam harta dan jiwa kita. Misalnya kasus penyerangan atau perkosaan. Apabila ini terjadi, maka langkah yang harus dilakukan ialah,
- Secepatnya menghubungi polisi dan laporkan kronologi kejadian itu sejelas-jelasnya. Jangan membersihkan diri atau berganti pakaian terlebih dahulu karena pakaian dan penampilan anda pada saat itu dapat menunjukkan bukti yang sangat vital.
- Carilah pertolongan medis untuk mendapatkan pengobatan atas luka-luka yang anda alami. Namun perlu diingat, bahwa biasanya pada saat seperti itu kondisi mental anda masih berada dalam keadaan shock dan tak mungkin bagi anda untuk berangkat sendiri ke rumah sakit dalam keadaan sepanik itu. Maka anda perlu meminta pertolongan orang lain yang dapat membawa anda ke rumah sakit terdekat.
- Buatlah catatan sebanyak mungkin mengenai apapun yang bisa anda ingat tentang kejadian penyerangan atau perkosaan itu.
- Mintalah dukungan moril dari orang-orang terdekat anda karena hal ini dapat menumbuhkan rasa nyaman sekaligus mengembalikan ketenangan anda.
- Pertahankan semangat dan kepercayaan diri anda sekaligus tunjukkan bahwa tidak ada yang pernah berubah pada diri anda sejak kejadian itu.
Sedangkan upaya pencegahan yang bisa dilakukan agar kejadian serupa tidak menimpa anda ialah :
- Pastikan pintu mobil anda dalam keadaan terkunci ketika anda mengemudikannya dan tutuplah semua jendela sebelum anda berhenti di lampu merah.
- Jangan gunakan pakaian yang mengundang. Bila anda seorang wanita, gunakan baju secara bertumpuk dan gunakan sepatu berhak rendah sehingga memudahkan anda untuk berlari dan berjalan dengan nyaman.
- Periksa apakah rute jalan yang akan anda lalui sudah aman. Melangkahlah dengan cepat namun tenang dan waspadai dengan cermat apa yang sedang berlangsung di sekitar anda.
- Bila anda merasa tengah diikuti seseorang, segeralah menjauh. Cobalah menyeberang jalan atau masuk ke pertokoan.
- Pastikan kunci pintu rumah sudah anda pegang sehingga begitu sampai di depan rumah, anda dapat segera memasukinya tanpa perlu terlalu lama berada di luar.
Bila anda sedang mengalami kasus perampasan atau perampokan, maka yang harus anda lakukan ialah :
- Jangan panik. Bila perampok berubah kasar, serahkan saja uang atau dompet anda dengan segera. Karena bila anda menolak atau melawan orang itu, anda bisa terluka.
- Cari petugas polisi secepat mungkin dan mintalah agar petugas polisi itu membuatkan laporan atas kejadian yang baru saja menimpa anda.
- Segera hubungi bank anda dan laporkan bahwa kartu-kartu anda baru saja hilang sehingga mereka bisa secepatnya menahan dan membatalkan setiap transaksi yang dilakukan melalui kartu kredit atau kartu debit atas nama anda.
- Bila sanggup, buatlah catatan sebanyak yang anda ingat mengenai penampilan si perampok. Catat pula letak lokasi dimana anda mengalami kejadian itu karena si pelaku bisa saja mengulangi kejahatannya pada korban lain di tempat yang sama.
Upaya pencegahan yang dapat dilakukan :
- Jangan mengenakan pakaian yang dapat memancing perhatian, terlebih memakai perhiasan mahal seperti permata, intan, berlian hingga jam tangan emas.
- Bila anda mengunjungi daerah yang terkenal rawan penodongan atau perampokan, kosongkan dompet anda sehingga andaikata anda di serang, lepaskan saja dompet itu karena tidak terdapat sepeser uangpun di dalamnya.
- Bila anda sedang berada dalam perjalanan, masukkan surat-surat penting seperti pasport dan buku cek anda ke dalam sarung tersembunyi.
Apabila anda didatangi pencuri, maka yang harus anda lakukan adalah :
- Bila si pencuri masih berada di dalam rumah anda, jangan sekali-kali mempunyai ide untuk menyerang mereka, tapi ciptakanlah suara-suara yang memekakkan telinga seperti teriakan atau jeritan keras yang dapat mengusir mereka.
- Setelah itu hubungi polisi secepatnya namun jangan mengusik atau menghapus jejak kejahatan yang ditinggalkan oleh si pencuri sampai polisi selesai mengurusnya. Mintalah mereka untuk membuatkan catatan yang bisa anda pergunakan untuk mengklaim ganti rugi atas kehilangan yang anda derita kepada perusahan asuransi anda.
- Hubungi perusahaan asuransi anda secepat mungkin. Bila tak ada yang menjawab, tinggalkan pesan yang mengidentifikasikan waktu terjadinya pencurian.
- Ubahlah segera kunci rumah anda bila pintu masuk anda mengalami kerusakan atau ada kemungkinan si pencuri sudah memiliki kunci duplikatnya.
Upaya pencegahan yang bisa dilakukan :
- Gantilah seluruh kunci rumah begitu anda memasuki rumah baru atau apabila kunci-kunci anda telah di curi.
- Kunci semua jendela dan pintu kapanpun anda meninggalkan rumah. Bila anda merasa belum aman, kuncilah pintu keluar meskipun anda sedang berada di dalam rumah.
- Sebelum pergi jauh, fungsikan pengatur lampu yang dapat menyalakan dan mematikan lampu secara otomatis pada ruangan yang paling sering di gunakan. Bila anda bepergian untuk waktu yang singkat, biarkan radio atau televisi dalam keadaaan tetap menyala.
- Sembunyikan barang-barang berharga anda sehingga pencuri tidak dapat mengintainya dari balik jendela.
Apabila anda kehilangan pekerjaan, maka yang perlu anda lakukan adalah :
- Perbaharui resume anda dan segera cari pekerjaan baru dengan cara menunjukkan semua keahlian serta pengalaman yang anda miliki. Dan anggaplah proses pencarian anda terhadap pekerjaan baru tadi sebagai proyek yang harus berhasil.
- Selagi menunggu jawaban atas lamaran anda tadi, isilah waktu luang anda dengan berbagai aktivitas yang produktif.
- Tekuni keahlian baru yang anda peroleh dari profesi lama anda atau pelajari sesuatu yang selalu ingin anda lakukan selama ini seperti mempelajari bahasa asing baru.
- Pangkas pengeluaran yang tidak perlu dan mulailah hidup berhemat.
- Pikirkan untuk mencari jenis pekerjaan alternatif yang masih berkaitan dengan kemampuan dasar anda.
Upaya untuk menyikapi masalah ini ialah :
- Tetaplah aktif dan pastikan anda mengambil kursus-kursus singkat yang bisa memperkaya ilmu, lalu tingkatkan penampilan anda untuk memperbesar rasa percaya diri dan ubahlah gaya hidup anda secara berkala untuk menghindari kejenuhan.
- Selalu berpikir positif dan belajar menghilangkan perasaan negatif tentang kemampuan dan keberadaan anda.
- Habiskan sebanyak-banyaknya waktu bersama keluarga sambil merancang aktifitas baru bersama mereka.
- Wujudkan semua ambisi dan cita-cita yang pernah anda miliki sambil mencari peluang untuk mempelajari keahlian baru. Kembangkan pula minat baru anda pada hal-hal lain.
- Manjakan diri anda - terlebih jika anda sedang bersedih - dengan sedikit perlakuan istimewa sekalipun itu cuma dengan seikat mawar.
Apabila hubungan asmara anda putus atau pernikahan anda hancur, maka yang harus anda lakukan adalah :
- Buatlah aktifitas yang menyibukkan selagi anda menenangkan pikiran. Bila anda memiliki kendala keuangan untuk beraktifitas di luar rumah, mintalah nasihat yang berkualitas untuk mengatasi perasaan anda.
- Tenangkanlah jiwa anak-anak anda karena bagaimanapun juga mereka ikut terlibat dalam masalah anda. Beri penjelasan seperlunya yang mudah di mengerti oleh mereka, jawab setiap pertanyaan mereka dengan jujur dan yakinkan pada mereka bahwa semua aspek positif dalam keluarga anda takkan pernah berubah.
- Carilah upaya untuk melakukan konseling meliputi semua elemen yang anda perlukan seperti penjelasan dari seorang profesional mengenai seluruh hak dan kewajiban anda. Mungkin juga anda memerlukan jasa seorang penasehat perkawinan atau seorang pengacara. Bisa pula anda membutuhkan penasehat pribadi untuk melakukan terapi yang anda kehendaki.
Upaya untuk menyikapi masalah ini ialah :
- Ekspresikan perasaan anda dan kembangkan seluruh potensi emosi dalam diri anda termasuk perasaan tertekan, terkejut, amarah, sedih, rasa bersalah dan juga penyesalan.
- Ketika anda sedang diselimuti amarah, jangan terburu-buru membuat keputusan yang nantinya akan menyangkut masa depan anda. Karena pada saat seperti itu anda tidak mungkin bisa berpikir secara jernih.
- Kembangkan pandangan atau perspektif anda tentang kehidupan sambil mengisinya dengan pemikiran-pemikiran yang positif.
- Tetaplah bersibuk ria. Jaga tubuh anda agar tetap bugar dan pergilah keluar bersama teman-teman atau mulai memikirkan proyek baru yang menarik.
Apabila anda menyaksikan kematian seseorang, maka yang harus anda lakukan adalah :
- Cepat hubungi dokter untuk memperoleh konfirmasi mengenai kematian orang itu.
- Kumpulkan berkas-berkas yang berkaitan dengannya. Mintalah surat kematian dari dokter yang menangani pasien tersebut, lalu daftarkan kasus kematian itu pada departemen terkait. Dan bila anda tidak memiliki petunjuk untuk mengurusi hal ini, hubungi bank atau pengacara dari pasien yang bersangkutan untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan.
- Kabari pihak keluarga atau teman-teman mendiang melalui data yang tertera pada buku alamat miliknya sambil memastikan bahwa semua orang yang terdaftar dalam buku itu telah diberitahu perihal berita kematian tersebut.
- Rancangankan sebuah upacara pemakaman dengan cara yang menurut anda cukup layak. Buat barisan sederhana para pelayat setelah upacara pemakaman berakhir.
Upaya untuk menyikapi masalah ini ialah :
- Periksa jenazahnya dan pelajari apakah semua yang anda lihat bisa memberi anda keyakinan untuk menerima kematian orang itu.
- Tunjukan rasa duka cita anda dan keluarkan segenap emosi anda sambil membiarkan diri anda menghayati perasaan itu. Sisakan waktu yang lama untuk berduka.
- Berkomunikasilah dengan keluarga atau teman-teman mendiang sambil mendiskusikan rasa kehilangan yang anda rasakan bersama orang-orang itu.
- Tolonglah diri anda sendiri dan jangan hancurkan mental anda. Mintalah beberapa orang teman untuk menolong atau memberi anda dukungan bila anda merasa kesepian atau tidak sanggup lagi menguasai perasaan anda atas kehilangan dan kesedihan itu.
- Terimalah perubahan yang terjadi setelah itu. Apabila anda telah siap, lakukan hal-hal yang dapat merubah diri anda seperti melakukan hobi baru atau mengikuti kursus.
Intisari dan kesimpulan yang bisa kita tarik dari berbagai fenomena di atas adalah bahwa hidup kita memang dipenuhi kemelut dan tragedi yang tak selalu dapat diungkap. Peristiwa bahagia dan sedih datang silih berganti dan semua itu bagai fakta hidup yang saling tumpang tindih. Tak seorangpun mengetahui bagaimana nasib dirinya kelak dan bagaimana hidup mereka akan berakhir.
Dunia ini sarat dengan misteri dan hanya Tuhan sematalah yang mengetahui apa hikmah yang terkandung di balik semua itu. Namun bila kita pandai bersyukur atas semua yang telah dilimpahkan oleh-Nya kepada kita, maka seberat apapun beban hidup yang kita jalani di dunia ini akan terasa mudah untuk dijalani.
Oleh : Andi Nugroho ( dari berbagai sumber )
Resep-Resep Agar Berhenti Dari Kebiasaan Menunda Waktu
Kita selalu merasa jengkel apabila harus bekerja bersama orang yang gemar menunda-nunda tugasnya, padahal dia punya cukup waktu - bahkan berlebih - untuk mengerjakan semua itu.
Orang seperti ini tidak saja hanya akan merugikan dirinya sendiri, namun juga orang lain yang tengah membutuhkan bantuannya. Bahkan para pengidap penyakit yang satu ini tak jarang memang sengaja melakukan kebiasaannya itu sambil berharap dalam hati agar sisa pekerjaannya diselesaikan oleh orang lain. Menyebalkan memang. Sayangnya, kebiasaan buruk seperti ini pada umumnya tak mudah untuk dihilangkan begitu saja. Terutama bila yang bersangkutan telah menjadikannya sebagai hobi tersendiri.
Bagi anda yang merasa memiliki kebiasaan memalukan seperti pada uraian di atas, ada beberapa tips yang bisa anda gunakan untuk mengakhirinya.
1. Hentikan kebiasaan melalaikan pekerjaan dengan cara menunda-nundanya. Seandainya sempat terbetik dalam pikiran anda untuk melakukannya lagi, pupuskan segera lalu buatlah tekad untuk menyelesaikan pekerjaan anda saat itu juga.
2. Katakan pula pada rekan-rekan yang lain tentang sasaran anda sehingga anda akan memiliki tambahan motivasi untuk menuntaskan semua tugas anda.
3. Hindarkan segala gangguan yang mungkin bisa mempengaruhi semangat kerja anda.
4. Buatlah rencana yang dapat memaksa anda untuk melengkapi sekaligus menyelesaikan tugas anda tepat waktu.
5. Apabila proyek yang anda tangani terlalu luas atau rumit, persempit saja aspeknya dan lakukan pengelolaan dengan baik untuk setiap bagiannya.
6. Sediakan waktu sesaat untuk mencari tahu pada diri sendiri apakah ada cara paling mudah untuk menggarap pekerjaan anda ? Dengan demikian anda tidak saja menjadi kreatif tapi juga terasah untuk terus berinovasi untuk pekerjaan anda.
7. Jangan menunggu sampai anda memiliki waktu untuk menyelesaikan tugas berikutnya, namun kerjakan sebanyak yang anda mampu karena dengan begitu anda bisa menghemat waktu untuk menuntaskan setiap tugas yang datang kepada anda sehingga konsekuensi logisnya adalah anda akan mempunyai waktu lain untuk bersantai.
8. Memulai pekerjaan dari bagian yang paling sederhana atau yang paling menyenangkan meskipun bagian itu bukanlah langkah inti yang logis. Namun jangan ragu, lakukan saja karena sisanya akan jauh lebih mudah begitu anda mendapatkan momentum yang tepat. Atau bisa pula mengubah strategi dengan mendahulukan bagian tersulit terlebih dahulu sehingga anda tidak akan kerepotan untuk menyelesaikan sisa bagiannya yang termudah seandainya energi anda melemah atau habis.
9. Buatlah daftar catatan mengenai apa saja yang harus anda lakukan dan jangan berhenti sampai anda menyelesaikan semua bagiannya satu demi satu.
10. Jangan terlalu perfeksionis atas hasil pekerjaan anda meskipun anda berhak memiliki harapan yang tinggi akan hal itu. Dan jangan menyulitkan anda dengan mencoba tugas lain sebelum anda merampungkan pekerjaan sebelumnya. Ingat bahwa meskipun untuk menyelesaikan setiap tugas selalu terlihat begitu sulit pada awalnya, namun bisa membuat hidup anda jauh lebih mudah untuk jangka waktu yang panjang.
Terakhir adalah, manjakan diri anda dengan sedikit penghargaan untuk setiap pekerjaan yang berhasil anda selesaikan tepat waktu. Hal ini sangat wajar dan anda berhak melakukan itu agar motivasi dan semangat anda tetap terpelihara.
oleh : Andi Nugroho ( dari berbagai sumber )
Orang seperti ini tidak saja hanya akan merugikan dirinya sendiri, namun juga orang lain yang tengah membutuhkan bantuannya. Bahkan para pengidap penyakit yang satu ini tak jarang memang sengaja melakukan kebiasaannya itu sambil berharap dalam hati agar sisa pekerjaannya diselesaikan oleh orang lain. Menyebalkan memang. Sayangnya, kebiasaan buruk seperti ini pada umumnya tak mudah untuk dihilangkan begitu saja. Terutama bila yang bersangkutan telah menjadikannya sebagai hobi tersendiri.
Bagi anda yang merasa memiliki kebiasaan memalukan seperti pada uraian di atas, ada beberapa tips yang bisa anda gunakan untuk mengakhirinya.
1. Hentikan kebiasaan melalaikan pekerjaan dengan cara menunda-nundanya. Seandainya sempat terbetik dalam pikiran anda untuk melakukannya lagi, pupuskan segera lalu buatlah tekad untuk menyelesaikan pekerjaan anda saat itu juga.
2. Katakan pula pada rekan-rekan yang lain tentang sasaran anda sehingga anda akan memiliki tambahan motivasi untuk menuntaskan semua tugas anda.
3. Hindarkan segala gangguan yang mungkin bisa mempengaruhi semangat kerja anda.
4. Buatlah rencana yang dapat memaksa anda untuk melengkapi sekaligus menyelesaikan tugas anda tepat waktu.
5. Apabila proyek yang anda tangani terlalu luas atau rumit, persempit saja aspeknya dan lakukan pengelolaan dengan baik untuk setiap bagiannya.
6. Sediakan waktu sesaat untuk mencari tahu pada diri sendiri apakah ada cara paling mudah untuk menggarap pekerjaan anda ? Dengan demikian anda tidak saja menjadi kreatif tapi juga terasah untuk terus berinovasi untuk pekerjaan anda.
7. Jangan menunggu sampai anda memiliki waktu untuk menyelesaikan tugas berikutnya, namun kerjakan sebanyak yang anda mampu karena dengan begitu anda bisa menghemat waktu untuk menuntaskan setiap tugas yang datang kepada anda sehingga konsekuensi logisnya adalah anda akan mempunyai waktu lain untuk bersantai.
8. Memulai pekerjaan dari bagian yang paling sederhana atau yang paling menyenangkan meskipun bagian itu bukanlah langkah inti yang logis. Namun jangan ragu, lakukan saja karena sisanya akan jauh lebih mudah begitu anda mendapatkan momentum yang tepat. Atau bisa pula mengubah strategi dengan mendahulukan bagian tersulit terlebih dahulu sehingga anda tidak akan kerepotan untuk menyelesaikan sisa bagiannya yang termudah seandainya energi anda melemah atau habis.
9. Buatlah daftar catatan mengenai apa saja yang harus anda lakukan dan jangan berhenti sampai anda menyelesaikan semua bagiannya satu demi satu.
10. Jangan terlalu perfeksionis atas hasil pekerjaan anda meskipun anda berhak memiliki harapan yang tinggi akan hal itu. Dan jangan menyulitkan anda dengan mencoba tugas lain sebelum anda merampungkan pekerjaan sebelumnya. Ingat bahwa meskipun untuk menyelesaikan setiap tugas selalu terlihat begitu sulit pada awalnya, namun bisa membuat hidup anda jauh lebih mudah untuk jangka waktu yang panjang.
Terakhir adalah, manjakan diri anda dengan sedikit penghargaan untuk setiap pekerjaan yang berhasil anda selesaikan tepat waktu. Hal ini sangat wajar dan anda berhak melakukan itu agar motivasi dan semangat anda tetap terpelihara.
oleh : Andi Nugroho ( dari berbagai sumber )
Mengelompokkan Dokumen Sesuai Kategori
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering kesulitan menemukan benda-benda yang kita butuhkan, padahal kita sudah memiliki semua benda itu dengan lengkap.
Kesalahan terbesar kita adalah karena kita tidak pernah menyimpan benda-benda itu sesuai tempatnya sehingga kita tidak tahu di mana keberadaan benda-benda itu saat kita membutuhkannya.
Oleh karena itu kita harus mulai menyusun dan menyimpan seluruh benda-benda penting kita sesuai kategorinya. Hal ini untuk memudahkan pencarian.
Adapun yang harus kita himpun dan susun adalah, pilih semua benda yang memiliki kepentingan dan nilai yang berbeda satu sama lain, lalu itu kita pisahkan mereka berdasarkan kategorinya. Setelah semua proses itu selesai, barulah kita membeli dan menyediakan semacam kotak atau lemari berlaci yang setiap bagiannya kita bubuhkan semacam label atau identitas sesuai barang yang akan kita masukan ke dalamnya.
Untuk mengelompokkan benda-benda penting berupa arsip atau dokumen pribadi, maka kita harus bagi dan pisahkan mereka ke dalam beberapa kategori berupa dokumen : keuangan (meliputi uang simpanan, buku tabungan, cek dan sebagainya), polis asuransi (meliputi asuransi jiwa, kesehatan, rumah, mobil dan sebagainya), sertifikat (meliputi surat akte kelahiran, pernikahan, perceraian dan sebagainya), nomer-nomer pribadi (meliputi kartu kredit, SIM, KTP dan sebagainya), dokumen-dokumen penting (meliputi surat kontrak, akta-akta, kartu pengacara dan sebagainya), dokumen-dokumen pribadi (meliputi ijazah, pasport, tunjangan pensiun dan sebagainya).
Kemudian kita masukan benda-benda itu ke dalam laci atau kotak yang sesuai dengan identitasnya.
Khusus untuk arsip-arsip pribadi kita, penyusunan dengan huruf alphabet akan sangat memudahkan. Sedangkan untuk arsip-arsip keluarga, kita dapat menggunakan kode warna untuk mengidentifikasikannya.
Hal lain yang perlu diperhatikan ialah :
Sebelum memasukkan seluruh kertas dokumen ke dalam lemari arsip, buat dahulu daftar kategori utamanya seperti kwitansi penerimaan, surat-menyurat, surat-surat kontrak dan asuransi. Lalu kertas-kertas tadi dipilah dan di masukkan ke dalam kotak atau lemari berdasarkan kategori yang telah ditulis tadi.
Perlu juga dibuat pemisahan tempat untuk setiap kategori lalu diberi label di atasnya sehingga setiap dokumen berada di dalam tempat yang benar.
Jika salah satu kategori memiliki dokumen terlalu banyak, buatlah duplikat dengan label yang sama dibawahnya atau simpan di dalam tempat yang masih saling berhubungan.
Bila ada dokumen yang tidak memiliki kategori jelas, simpan dalam dokumen gabungan. Ada baiknya untuk menyimpan arsip berdasarkan nilai kepentingannya. Yaitu dengan menempatkan dokumen yang paling sering dibutuhkan pada deretan terdepan. Periksa pula isi setiap tempat arsip secara periodik dan bila perlu, buang arsip lama yang sudah tidak lagi terpakai.
Bila tidak ada waktu untuk memisahkan dokumen-dokumen itu, letakkan saja kertas-kertas itu pada tempat khusus sehingga tidak akan hilang dan bila kita akan menyimpan sebagian dokumen tersebut untuk waktu yang lama, tinggalkan catatan untuk mengingatkan kita di mana letak sisa dokumen tadi kita taruh.
Dengan mengorganisasikan semua dokumen maupun arsip yang menyangkut kepentingan kita dengan benar dan baik, maka kita akan terlatih dan terasah untuk membiasakan hidup secara tertib dan terorganisir.
Oleh : Andi Nugroho ( dari berbagai sumber )
Kesalahan terbesar kita adalah karena kita tidak pernah menyimpan benda-benda itu sesuai tempatnya sehingga kita tidak tahu di mana keberadaan benda-benda itu saat kita membutuhkannya.
Oleh karena itu kita harus mulai menyusun dan menyimpan seluruh benda-benda penting kita sesuai kategorinya. Hal ini untuk memudahkan pencarian.
Adapun yang harus kita himpun dan susun adalah, pilih semua benda yang memiliki kepentingan dan nilai yang berbeda satu sama lain, lalu itu kita pisahkan mereka berdasarkan kategorinya. Setelah semua proses itu selesai, barulah kita membeli dan menyediakan semacam kotak atau lemari berlaci yang setiap bagiannya kita bubuhkan semacam label atau identitas sesuai barang yang akan kita masukan ke dalamnya.
Untuk mengelompokkan benda-benda penting berupa arsip atau dokumen pribadi, maka kita harus bagi dan pisahkan mereka ke dalam beberapa kategori berupa dokumen : keuangan (meliputi uang simpanan, buku tabungan, cek dan sebagainya), polis asuransi (meliputi asuransi jiwa, kesehatan, rumah, mobil dan sebagainya), sertifikat (meliputi surat akte kelahiran, pernikahan, perceraian dan sebagainya), nomer-nomer pribadi (meliputi kartu kredit, SIM, KTP dan sebagainya), dokumen-dokumen penting (meliputi surat kontrak, akta-akta, kartu pengacara dan sebagainya), dokumen-dokumen pribadi (meliputi ijazah, pasport, tunjangan pensiun dan sebagainya).
Kemudian kita masukan benda-benda itu ke dalam laci atau kotak yang sesuai dengan identitasnya.
Khusus untuk arsip-arsip pribadi kita, penyusunan dengan huruf alphabet akan sangat memudahkan. Sedangkan untuk arsip-arsip keluarga, kita dapat menggunakan kode warna untuk mengidentifikasikannya.
Hal lain yang perlu diperhatikan ialah :
Sebelum memasukkan seluruh kertas dokumen ke dalam lemari arsip, buat dahulu daftar kategori utamanya seperti kwitansi penerimaan, surat-menyurat, surat-surat kontrak dan asuransi. Lalu kertas-kertas tadi dipilah dan di masukkan ke dalam kotak atau lemari berdasarkan kategori yang telah ditulis tadi.
Perlu juga dibuat pemisahan tempat untuk setiap kategori lalu diberi label di atasnya sehingga setiap dokumen berada di dalam tempat yang benar.
Jika salah satu kategori memiliki dokumen terlalu banyak, buatlah duplikat dengan label yang sama dibawahnya atau simpan di dalam tempat yang masih saling berhubungan.
Bila ada dokumen yang tidak memiliki kategori jelas, simpan dalam dokumen gabungan. Ada baiknya untuk menyimpan arsip berdasarkan nilai kepentingannya. Yaitu dengan menempatkan dokumen yang paling sering dibutuhkan pada deretan terdepan. Periksa pula isi setiap tempat arsip secara periodik dan bila perlu, buang arsip lama yang sudah tidak lagi terpakai.
Bila tidak ada waktu untuk memisahkan dokumen-dokumen itu, letakkan saja kertas-kertas itu pada tempat khusus sehingga tidak akan hilang dan bila kita akan menyimpan sebagian dokumen tersebut untuk waktu yang lama, tinggalkan catatan untuk mengingatkan kita di mana letak sisa dokumen tadi kita taruh.
Dengan mengorganisasikan semua dokumen maupun arsip yang menyangkut kepentingan kita dengan benar dan baik, maka kita akan terlatih dan terasah untuk membiasakan hidup secara tertib dan terorganisir.
Oleh : Andi Nugroho ( dari berbagai sumber )
Label:
arsip,
dokumen,
identitas,
kategori,
kelahiran,
perceraian,
pernikahan,
surat,
tips
Langganan:
Postingan (Atom)